Akibat Dari Tumor Payudara

Akibat Dari Tumor PayudaraPenyakit tumor payudara adalah penyakit yang ditandai dengan gejala munculnya benjolan sebesar kelereng pada payudara. Biasanya benjolan ini tidak akan teraba dengan tangan jika ukurannya masih termasuk ukuran kecil. Penyakit tumor payudara ini bisa bersifat penyakit tumor jinak dan penyakit tumor ganas. Gejala yang dirasakan jika penyakit tumor payudara ini ditandai dengan rasa nyeri namun rasa nyeri ini ditimbulkan dengan tidak ada hubungannya saat Anda sedang mengalami menstruasi. Gejala tumor payudara yang lainnya adalah kelainan pda bentuk payudara. Sebaiknya jika Anda merasa ada yang berbeda pada payudara Anda, lebih baik konsultasikan ke dokter.

Akibat Dari Tumor Payudara

Akibat Dari Tumor Payudara

Terdapat akibat dari tumor payudara yang sifatnya ganas, yang bisa menyebabkan penyakit kanker payudara. Dari penyakit tumor payudara yang sifatnya ganas ini bisa menyebabkan sel-sel yang muncul dengan tidak normal di dalam payudara yang pda akhirnya bisa menyebabkan tumbuhnya penyakit kanker payudara. Gejala awal dari penyakit kanker payudara ini adalah adanya suatu benjolan yang berbeda pada jaringan payudara yang ada disekitarnya, dengan struktur pinggiran yang tidak merata.

Akibat dari tumor payudara pada wanita adalah gejala kanker payudaranya yang ditunjukkan dengan benjolan yang ada pada ketiak, berubahnya ukuran dan juga bentuk dari payudara, serta keluarnya cairan yang bersifat tidak normal dari putting susu, biasanya cairran yang keluar adalah darah atau juga cairan yang berwarna kuning dan hijau, atau bsa juga nanah.

Terdapat cara menangani akibat dari tumor payudara adalah dengan melakukan kemoterapi. Kemoterapi adalah kombinasi dari pemberian obat-obatan untuk membantu dalam membunuh sel-sel yang berkembang biak dengan cepat dan menekan terjadinya perkembangbiakan tersebut, obat-obatan ini biasanya menjadi penghambat hormon atau obat yang bisa mempengaruhi kerja hormon yang bisa membantu menyokong pertumbuhan sel kanker yang digunakan untuk menghambat dari pertumbuhan sel kanker yang ada diseluruh tubuh.

Untuk penyakit kanker payudara yang dilakukan terbatas pada payudara, penangannya juga biasanya dilakukan dengan pembedahan untuk membantu mengangkat sebannyak mungkin penyakit tumor. Terdapat dari beberapa sejumlah pilihan pembedahan, pilihan utamanya adalah mastektomi atau pengangkatan seluruh payudara atau melakukan pembedahan breast-conserving hanya untuk mengangkat tumor dan jaringan normal yang ada disekitarnya.

Untuk menghindari resiko terjadinya tumor payudara adalah dengan mengonsumsi makanan yang mengandung gizi baik untuk kesehatan payudara Anda. Salah satu jenis makanan yang bisa membantu menjaga kesehatan payudara Anda adalah dengan mengonsumsi kacang kedelai. Kacang kedelai sangat baik untuk kesehatan payudara. Dengan menambahkan menu kacang kedelai pada nasi atau memakannya langsung sebagai salah satu hidangan tambahan bisa menjadi menu baru favorit Anda. Kacang kedelai di panggang kering bisa dimakan dengan langsung dan bisa dimakan sebagai cemilan atau bisa Anda tambahkan juga di dalam salad.

Salah satu produk olahan kacang kedelai adalah tahu. Tahu bisa dimasak dan bisa disertakan ke dalam berbagai hidangan. Tekstur dari tahu adalah linak dan ada juga yang padat. Jenis tahu yang lunak bisa dengan mudah dihancurkan dan dicampurkan bersama dengan makanan yang lain. Tahu yang pada paling enak untuk dimakan dengan cara dipotong dadu atau bisa juga dengan dihancurkan. Seiris tahu sebesar 85 gram mengandung sekitar 50 kalori.

Tempe juga merupakan salah satu produk olahan kacang kedelai yang mempunyai tekstur padat sehingga bisa dipanggang, dihancurkan, dan jug bisa dicampur dengan saus spaghetti atau saus jenis lainnya. Potongan tempet dengan berat sekitar 85 gram mengandung sekitar 150 kalori.

Produk susu kedelai lainnya yang bisa membantu mencegah terjadinya tumor payudara adalah susu kedelai. Susu kedali banyak tersedia di swalayan. Susu kedelai yang segar merupakan salah satu jenis minuman segar yang menjadi pilihan dan paling enak. Susu kedelau bisa digunakan untuk membuat minuman beknder, puding, dan bisa juga digunakan dalam semua jenis kue dan masakan.

Selain mengonsumsi olahan susu kedelai, makanan lain yang baik untuk dikonsumsi adalah makanan seperti sayur dan buah-buahan. Cara mengonsumsi buah dan sayuran dengan cara yang benar untuk membantu mencegah tumor payudara adalah dengan cara :

  1. Ambillah buah wortel dan batang seledri, kemudian di potong-potong memanjang sampai membentuk stik. Sajikan sebelum makan malam dengan bumbu kacang yang mudah dibuat
  2. Simpanlah buah kering favorit Anda di meja kerja atau mobil, buah ini bisa tahan untuk beberapa minggu
  3. Luangkan waktu pada hari minggu pada awal atau akhir minggu untuk membuat salad bayam atau salad selada plus sayuran lain. Lalu, simpanlah di dalam wadah yang kedap udara. Penyajian salad yang renyah untuk makan malam atau makan siang memerlukan waktu beberapa detik.

 Akibat Dari Tumor Payudara

 

Posted in penyakit tumor payudara | Tagged , , , , , | Leave a comment

Tumor Ganas Payudara

Tumor Ganas Payudara – Kanker payudara pada prinsipnya adalah tumor ganas payudara dari salah satu kelenjar kulit disebelah luar rongga dada. Kelenjar limfe ketiak yang membentuk system pengaliran limfe bagi kedua kuadran atas tubuh. Selain payudara sebagai tempat dari gejala tumor payudara termasuk disini juga kedua lengan. Jumlah kelenjar limfe ini bervariasi, meluasnya dari sisi luar atas kelenjar payudara sampai dibawah dan juga belakang tulang selangka. Disinilah berhubungan dengan kelenjar limfe leher terbawah selain berhubungan dengan system pembuluh balik, jalan bagi metastatis hematogen berjarak. Apabila pengaliran keluar limfe tertutup oleh diseksi kelenjar limfe, maka pertumbuhan masuk dari kanker, penyinaran atau kombinasi sebab-sebab ini, terjadilah edema (sembab, pembengakakan) limfe yang ditakuti dari lengan dan tangan. Pada penyebaran penyakit kanker secara limfogen, kelenjar satu persatu terkena.

Tumor Ganas Payudara

Tumor Ganas Payudara

Tumor ganas payudara atau kanker payudara biasanya terjadi pada wanita yang sering terkena kanker yang berusia 40 tahun keatas yang biasa disebut dengan cancer age group. Meskipun demikian, bukan berarti wanita dibawah usia 40 tahun tersebut tidak mungkin terkena resiko penyakit kanker payudara. Faktor-faktor resiko yang dapat meningkatkan terjadinya penyakit kanker payudara adalah beberapa hal dibawah ini :

  1. Mendapat haid pertama saat berusia yang kurang dari 10 tahun
  2. Menopause wanita setelah umur 50 tahun
  3. Tidak pernah merasakan melahirkan anak
  4. Melahirkan anak pertama diatas usia 35 tahun
  5. Tidak pernah menyusui anak
  6. Pernah  mengalami operasi payudara karena akibat dari kelainan tumor jinak atau tumor ganas payudara
  7. Salah satu anggota keluarga (genetic) ada yang menderita kanker payudara sebelumnya.
  8. Pernah melalukan terapi sulit hormon (HRT)
  9. Melakukan program KB dengan pil Jb yang sejenisnya dalam jangka waktu yang lama.
  10. Obesitas atau kelebihan berat badan
  11. Mengonsumsi makanan yang berlemak, jeroan, dan juga seringnya mengonsumsi makanan yang berepengawet
  12. Sering minum-minuman beralkohol
  13. Merokok, menjadi perokok pasif maupun aktif.

Gejala tumor ganas payudara pada stadium dini tidak menimbulkan keluhan dan rasa sakit. Salah satu gejala yang bisa dilihat pada stadium dini adalah benjolan kecil di payudara. Sementara, beberapa keluhan yang biasa dirasakan oleh penderita stadium lanjut pada tumor payudara adalah hal dibawah ini :

  1. Jika diraba dengan tangan, akan terasa adanya benjolan dipayudara
  2. Jika diamati, bentuk dan ukuran payudara yang berbeda dengan sebelumnya.
  3. Ada luka atau eksim di payudara dan juga putting susu yang tidak dapat sembuh meski sudah disembuhkan dan diobati.
  4. Keluarnya darah dan cairan encer dari putting susu.
  5. Putting susu yang masuk memuntir ke dalam payudara
  6. Kulit pauidara berkerut seperti kulit jeruk.

Hal yang bisa dilakukan untuk mendeteksi adanya suatu kelainan pada tumor payudara adalah salah satunya dengan melakukan pemeriksaan payudara mandiri yang dikenal dengan nama SADARI. Pemeriksaan payudara mandiri dilakukan setiap buan adalah dilakukan beberapa hari setelah siklus haid berakhir, ketika payudara Anda tidak terasa nyeri atau bengkak, Jika Anda sudah tidak lagi haid karena histerektomi (tetapi masih memiliki indung telur atau ovarium), gunakan rasa nyeri atau bengkak pada payudara sebagai pedoman. Perhatikan kapan payudara Anda terasa nyeri, kemudian lakukan pemeriksaan payudara mandiri beberapa hari setelah rasa nyeri hilang. Jika Anda sudah memasuki masa menopausem biasakan diri untuk memeriksa payudara pada saat yang sama setiap bulan (misalnya setiap awal bulan).

Dibawah ini ada cara yang tepat untuk melakukan SADARI dalam pemeriksaan tumor payudara :

  1. Amati
    Melakukan pemeriksaan dii depan cermin, kemudian berdiri di depan cermin, dengan lengan terletak di samping tubuh. setelah itu perhatikan bentuk payudara. Normal kalau ukuran satu dan lainnya tidak sama. Perhatikan juga bentuk puting dan warna kulitnya. Lakukan hal yang sama dengan posisi tangan yang berbeda-beda (kedua tangan diangkat, tangan diletakkan di pinggang aatu badan sedikit membungkuk). Lakukanlah hal ini waktu mandi atau sedang bercermin agar kita mengenali bentuk payudara.
  2. Rasakan
    - Berbaringlah dengan bantal dibawah pundak di sebelah kiri. Letakkan tangan kanan di belakang kepala membentuk 90 derajat. Gunakan 3 jari tangan kiri untuk merasakan benjolan atau penebalan kulit di payudaranya.
    - Tekan payudara dengan baik. Pelajari bagaimana rasa payudara pada biasanya.
    - Kita bisa memilih arah jelajah 3 jari kita, yaitu melingkar, naik turun, dan pilah-pilah. Langkah ini memastikan kita sudah menjelajahi seluruh area, dan membantu kita mengingatkan bagaimana keadaan payudara. Lakukan hal serupa pada payudara yang lainnya. Kalau merasa ada perubahan maka segera lakukan konsultasi ke dokter.

Selain melakukan SADARI, ada pemeriksaan lain deteksi dini untuk tumor payudara dan kanker payudara adalah :

  1. Pemeriksaan klinis payudara minimal 3 tahun sekali untuk wanita berusia 20-39 tahun, dan setiap tahun untuk berusia diatas 39 tahun
  2. Lakukan mammografi secara rutin ketika sudah mencapai usia 40 tahun.

 Tumor Ganas Payudara

 

Posted in penyakit tumor payudara | Tagged , , , , , | 1 Comment

Penyakit Tumor Payudara

Penyakit tumor payudara adalah salah satunya penyakit yang tidak menular, menurut WHO tahun 2005 penyakit ini tidak menular namun merupakan penyebab kematian yang utama di tahun 2005. Secara mendunia dari 58 juta kematian yang terjadi pada tahun 2005, 35 juta diantaranya diakibatkan oleh penyakit yang tidak menular dan diperkirakan hal ini juga akan meningkat. Di Indonesia penyakit tumor payudara merupakan penyebab kematian nomor enam. Tingginya insidensi tumor payudara di Indonesia. Masallah yang lain yang timbul adalah dikarenakan 70% pasien datang ke dokter yang sudah mengalami stadium yang sudah lanjut. Hal-hal yang menyebabkan kelanbatan deteksi diantaranya adalah pasian tidak tahu dan juga kurang paham tentang penyakit tumor dan kanker payudara ini, kurangnya memperhatikan payudara, rasa takut akan operasi, dan terlalu percaya kepada dukun atau paranormal, faktor ekonomi dan rasa malu disaat memeriksa payudara. Bila hal ini dilakukan deteksi dini dengan cara yang benar, oprimal dan juga masimal akan menambah harapan hidup dan juga kesembuhan yang bisa terjadi selama 10 tahun.

Penyakit Tumor Payudara

Penyakit Tumor Payudara

Sampai saat ini belum ada yang yang tahu penyebab langsung dari penyakit tumor payudara ini. Namun jika diteliti banyak yang menjadi faktor resiko yang bisa menyebabkan tumor payudara diantaranya adalah usia wanita yang berumur 25 tahun ketas, wanita yang tidak kawin, wanita yang memiliki anak pertama diatas usia 35 tahun, wanita yang mengalami menstruasi pada usia kurang dari 12 tahun, pernah mengalami radiasi, serta mengalami menopause yang terlambat lebih dari usia 55 tahun dan termasuk juga faktor gaya hidup dari wanita itu sendiri.

Deteksi dari penyakit tumor payudara dan juga kanker payudara dapat dilakukan dengan deteksi kanker payudara dan serta terapi dini yang bisa meningkatkan harapan hidup serta memberikan pilihan terapi yang lebih pada pasien. Dalam dunia medis tumor payudara adalah benjolan yang tidak normal yang ada pada payudara disebabkan karena tidaknormalnya pertumbuhan sel di dalam jaringan payudara. Ada dua jenis tumor, ada tumor jinak dan juga ada tumor ganas. Tumor yang jinak dapat dicirikan dengan pertumbuhannya yang lambat dan tidak menyebar ke dalam bagian yang lain. Sedangkan tumor yang ganas yang biasa disebut dengan penyakit kanker atau karsinoma memiliki sifat pertumbuhan yang cepat dan menyebar ke jaringan lainnya.

Ada hal yang bisa dilakukan untuk mencegah terjadinya penyakit tumor payudara. Beberapa diantaranya adalah menjaga asupan makanan yang kita konsumsi setiap harinya. Kita pasti sudah tahu bahwa makanan yang mengandung lemak jenuh merupakan salah satu faktor pemicu untuk berbagai masalah penyakit muncul. Oleh sebab otulah perlunya mengontrol asupan makanan daging merah dalam jumlah yang sedang haruslah perlu dilakukan. Sebagian pakar menyarankan dan menganjurkan orang untuk membatasi daging merah sampai kurang dari 85 gram dalam sehari. Ini menjadi jauh lebih sedikit dibandingkan hamburger quarter pounder yang sering dikonsumsi (114 gr daging mentah hampir sama dengan 85 gr daging yang sudah dimasak.

Sejumlah penelitian menunjkkan bahwa orang yang makan daging merah dalam jumlah porsi yang lebih besar, lebih banyak terkena kanker (khususnya adalah kanker usus besar dan rektum), begitu juga kanker prostat, pankreas, dan kanker payudara. Daging merah menyumbangkan lemak jenuh yang bisa meningkatkan resiko kanker payudara maupun paru-paru usus besar dan rektum, rahim serta prostat. Walaupun demikian, menarik untuk kita perhatikan bahwa daging unggas atau kalkun dan ayam yang tidak menunjukkan adanya suatu hubungan dengan kanker pada sebagian besar penelitan. Pada daging ayam dapat terbentuk amina heterosiklik atau HCA jika daging di panggang atau juga digoreng, begitu juga dengan daging ikan. Daging ikan diketahui mengandung asam lemak omega-3 yang bisa membantu menurunkan resiko kanker.

Anda juga bisa mengubah porsi makan lemak jenuh menjadi lemak tak jenuh. Ada dua minyak masak yak jenuh tunggal yang bisa Anda pilih minyak zaitun dan minyak kanola. Minyak zaitun bisa digunakan untuk membuat alad pasta, dan saus salad serta resep masakan Italia dan Mediterania. Sedangkan minyak kanola bisa digunakan untuk menggoreng dengan menggunakan oven untuk menumis. Untuk berbagai resep panggangan kue misalnya seperti kue bolu, muffin, brownies, dan bahkan kulit pai, cobalah beralih pada minyak kanola. Jika resep kue atau bolu mengharuskan kita menggunakan bumbu krim atau mentega dan gula maka biasanya tidak usah lagi menggunakan minyak kanola. Contohnya adalah jika Anda sudah menggunakan margarine atau juga mentega kanola, namun dalam jumlah yang ukurannya lebih sedikit.

Karena minyak zaitun dan minyak kanola mengandung keuntungan yang sama-sama baik untuk kesehatan. Namun, pada minyak kanola biasanya mengandung lemak omega-3 yang lebih besar dibandingkan minyak zaitun.

 Penyakit Tumor Payudara

 

Posted in penyakit tumor payudara | Tagged , , , , , | Leave a comment

Tumor Payudara Pada Wanita

Tumor fibroadonema atau tumor payudara pada wanita muda. Ini merupakan jenis tumor jinak pada wanita muda yang berusia antara 20-25 tahun. Seperti kista payudara, kemunculan dari tumor ini ada hubungannya dengan kadar hormon estrogen dalam tubuh. Dapat tumbuh hanya tunggal saja, bisa juga timbul majemuk. Seperti yang sudah diatas, tumor jinak pada payudara teraba tidak keras, dapat digerak-gerakkan dari dasarnya, dan besarnya tidak berubah seiring dengan siklus haid. Tidak ada perubahan yang terjadi pada putting susu, dan juga tidak terasa nyeri sedikitpun sekalipun ditekan. Tumor jinak ini biasanya dibuang pada hanya pada bagian tumornya saja setelah dilakukan pemeriksaan selnya yang tergolong jinak (biopsy patologi anatomic). Ada teknik operasi yang lebih canggih, selain lebih cepat, dan hanya menyidakan bekas operasi yang minimal. Salah satunya adalah dengan cryoablation, atau yang biasa disebut dengan visica treatment system.

Tumor Payudara Pada Wanita

Tumor Payudara Pada Wanita

Mendeteksi tumor payudara pada wanita dapat dilakukan dengan cara :

  1. Pemeriksaan rutin sendiri
  2. Laboratorium darah LED (Laju endap darah) meninggi
  3. Mammography
  4. Thermography
  5. USg (ultrasonography)
  6. Radioculeotide
  7. Penanda tumor (tumor marker) dari darah
  8. MRI-scan

Tumor payudara pada wanita juga dapat merupakan suatu manifestasi kambuh yang pertama (ekstramedularis) pada leukemia limfoblastik akut. Laporan dalam kepustakaan termasuk kasus sarcoma akibat radiasi yang teradi (radiation-induced sarcoma) payudara wanita remaja dan kasus liposarkoma pada seorang anak wanita kulit hitam berumur 17 tahun yang sebelumnya telah mengalami mastektomi total.

Gejala tumor payudara pada wanita yang biasanya terjadi adalah rasa nyeri di payudara, ada suatu benjolan, payudara lembek. Masalah pada payudara ini jangan disepelekan karena bila tmor telah menjadi kanker (keganasan) dan menyebar ke bagian lain maka hal ini juga akan menjadi sulit diobati. Oleh karena itu, setiap perubahan yang terjadi apapun bentuknya perlu diamati karena akan menjadi suatu yang mengkhawatirkan yang berupa bibit tumor atau kanker. Perempuan yang mengonsumsi pil KB berisi hormon estrogen akan mengeluh payudaranya bertambah besar, membengkak, dan kencang, layaknya sedang hamil. Dan itu normal. Demikian pula bila payudara dibaluri krim awet muda kulit wajah (face cream) yang berisi estrogen-progesteron, juga sama-sama merasakan payudaranya menjadi membengkak.

Pemeriksaan tumor payudara SADARI

Pemeriksaan tumor payudara SADARI

 pada wanita dilakukan sendiri dirumah disebut dengan SADARI. Caranya sederhana, seperti dibawah ini :

 

  1. Amati pada payudara Anda dengan seksama, lihatlah apakah ada suatu perbedaan atau suatu kelainan, atau malah terbilang normal. Cara mengamatinya adalah dengan mengangkat kedua tangan hingga diatas kepala Anda, kemudian setelah itu letakkan pada kedua tangan di pinggang Anda. Cara ini bisa membantu Anda untuk mengenali payudara Anda. Apakah ada suatu perubahan bentuk dari payudara yang menjadi tidak simetris Anda juga bisa melihar apakah ada kerutan pada bagian payudara Anda, jika kulit berubah sepertyi kulit jeruk maka segeralah lakukan pemeriksaan ke dokter.
  2. Kemudian angkatlah lengan kiri pada atas kepala untuk memberikan sedik pijatan yang lembut pada payudara Anda. Gunakanlah permukaan jari yang rata untuk memijat payudara. Pastikan Anda menyentuh semua bagian payudara. Gunakanlah pola yang sama pada setiap bulannya yang dilakukan setelah haid. Meraba, kemudian menekan atau sedikit memijat dengan lembut payudara untuk membantu mengetahui apakah adanya suatu benjolan. Walau tidak semua benjolan merupakan kanker, namun Anda harus tetap memeriksakannya kepada dokter.
  3. SADARI dilakukan dengan tiga gerakan pijatan. Gerakan yang pertama adalah gerakan arah berputar dengan cara menyentuh seluruh dibagian payudara. Kemudian raba payudara dengan cara gerakan memutar seperti mengelilingi pada area putingnya. Gerakan kedua, lakukan pemeriksaan sendiri dilakukan dengan sistematis, dengan cara arah naik turun. Pastikan semua bagian payudara tersentuh, dari pinggirnya sampai ke tengahnya. Dan yang ketiga, lakukan pemeriksaan payudara sendiri dengan cara gerakan arah luar dan kemudian masuk pada setiap bagian payudaranya.
  4. Memeriksa bagian puting dengan cara menekannya agak lembut. Dan pastikan apakah ada cairan yang keluar saat ditekan. Jika puting dirasa lunak dan mengeluarkan cairan, maka Anda harus memeriksakannya ke dokter. Dan juga jika ada tanda warna merah, bengkak, serta puting bersisik.
  5. Pemeriksaan payudara sendiri bisa Anda lakukan sendiri dengan cara berbaring. Cara yang dilakukan adalah dengan memeriksakan antara payudara Anda dengan ketiak. Serta jga didaerah antara payudara dan tulang dada, sambil berbaring. Ulangilah semua langkah 3 diatas untuk bagian payudara sebelahnya. Waspadai juga pada benjolan yang ad adi sekitar ketiak.
  6. Pemeriksaan ini dilakukan minimal 10 menit dan dilakukan setiap bulan. Jika Anda menemukan suatu benjolan yang menetap dari bulan ke bulan sebaiknya lakukan pemeriksaan untuk mendapatkan penanganan yang lebih.

Tumor Payudara Pada Wanita

Posted in penyakit tumor payudara | Tagged , , , , , | Leave a comment